Djarum Black Blog Competition Vol.2

Showing posts with label Black Diary's. Show all posts
Showing posts with label Black Diary's. Show all posts

Saturday, April 3, 2010

Daftar Pemenang Djarum Black Blog Competition Vol.2

JUARA I : Jaenot Nahasan Nida (http://jeanotnahasan.blogspot.com)
JUARA II : Kandar Royani (http://areebahu.blogspot.com)
JUARA III : Cevi Agis Firmansyah (http://azgi.blogspot.com)

Blog Terfavorit : Nurmanto (http://antoexs.blogspot.com)

TOP 10 Pemenang Djarum Black Blog Competition Vol.2 :
  • Kandar Royani (http://areebahu.blogspot.com)
  • David Kurniawan (http://arekmozar.blogspot.com)
  • Muhammad Sholikhan (http://emsforblack.blogspot.com)
  • Mohammad Syaifudin (http://masifud.blogspot.com)
  • Cevi Agis Firmansyah (http://azgi.blogspot.com)
  • Nafsul Muthmainah (http://inamuth2.blogspot.com)
  • Insan Setia Nugraha (http://www.insanitis37.com)
  • Bambang Setiawan,SH (http://www.ihkeren.com/blog)
  • Jaenot Nahasan Nida (http://jeanotnahasan.blogspot.com)
  • Abdurrahman Harits Tantiohadi (http://haritsthinkso.blogspot.com)
See more info

Monday, November 17, 2008

Kreatifitas Kota Bandung ?

Ehm...Bandung adalah kota pertama yang disambangi oleh  Black Innovation Awards (BIA). Setelah sukses mengadakan acara puncaknya di Jakarta, pihak BIA yang disponsori oleh Djarum Black pun berniat mengadakan semacam sosialisasi terhadap event ini. Yap, rangkaian yang akan diselenggarakan di kampus-kampus ternama di enam kota se-Jawa dan Bali pun dimulai dari kota penuh kreatifitas "D'Paris van Java."

Acara ini memang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak-anak muda Bandung.Mojang-mojang Bandung memang terkenal dengan kreatifitasnya. Bisa terlihat dari peserta-peserta BIA yang kebanyakan memang berasal dari kota yanag terkenal dengan makanan khas 'peuyeum' ini. Sebut saja nama Achamd Fadilah dengan Trafellow yang berguna sebagai tas dengan fasilitas tempat duduk, R Mochammad Tofan yang tampil dengan Trash Press, Oki Lutfi Lukman yang membuat alat penangkap kecoa(Trapcopter), serta Irvan Hermawan yang berhasil keluar sebagai pemenang dengan inovasi pelindung sepatu skateboard yang diberi nama Shotore. See...itulah contoh bahwa anak-anak Bandung memang kreatif. 

Seminar yang dilaksanakan di Universitas Maranatha itu juga bermaksud untuk mensosialisasikan ajang BIA tahun 2009 nanti. Semoga dengan adanya seminar ini, akan bisa memotivasi para inovator-inovator muda, untuk bisa menampilkan karya yang luar biasa. Dengan adanya seminar yang diisi oleh pembicara yang berkompeten, pastinya akan memberikan pengetahuan lebih bagi para anak-anak muda ini. Melanjutkan pernyataan bahwa kota Bandung adalah kota yang penuh dengan kreatifitas pun dijelaskan oleh Bre Redana yang merupakan salah satu juri di ajang sarat kreatifitas tersebut. Dari buku yang pernah dibacanya tentang kota-kota yang penuh kreasi, dia melihat bahwa Bandung memang identik dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh buku tersebut. Well, kita tunggu aja yach BIA tahun depan, apa Bandung tetap menyandang kota penuh kreatifitas...? [ry] 


From Jogja With Style

Beruntung rasanya saya berkesempatan menyambangi kota budaya yang satu ini, Sabtu (15/11). Datang untuk meliput langsung acara Black Innovation Awards goes to campus di kampus III Universitas Atma Jaya Yogyakarta, saya benar-benar dimanjakan oleh suasana kental budaya Jawa. Walaupun perkembangan pembangunan banyak terlihat di berbagai sudut kota, namun Yogyakarta tetaplah Yogyakarta yang tetap setia akan kelestarian budayanya.

Ungkapan diatas memang bukan isapan jempol semata. Kala liputan BIA di Atma Jaya selesai, saya berkesempatan melihat langsung pawai budaya disana. Terlihat ramai mulai dari iring-iringan pengendara sepeda onthel, sepeda gunung, komunitas vespa, sampai para pecinta jeep yang saling berpadu semakin menambah hangat suasana kota yang satu ini.

Dalam kawalan polisi, iring-iringan pawai yang juga di sponsori Djarum Super ini selalu bisa menarik perhatian masyarakat sekitar. Bagaimana tidak kolaborasi diantara mereka mulai dari pengendara onthel yang berkostum Jawa banget hingga rangkai vespa unik yang berjejer rapi benar-benar memberikan tontonan tersendiri Sabtu sore di kota Gudeg tersebut. Salut buat Yogyakarta, pertahankan terus ciri khas budayamu ! (mot)

Wednesday, November 12, 2008

Djarum Black, "Gila Gilaan"??

Jika saat ini Djarum Black terasa kental dengan image komunitas dunia otomotifnya, well yang satu ini pun rupanya tak mau luput disentuh salah satu brand ternama di Indonesia tersebut. Para "clubbers" alias komunitas clubber pun menjadi sasaran utama yang cukup difokuskan kini, apalagi dengan pangsa muda yang menjanjikan-nya. "Gila-gilaan" seperti dikutip dari pernyataan Mamit (30), yang kebetulan pada gelaran Djarum Black Slimznation Invaders Vol. II, Jumat (8/11) kemarin berpangkat sebagai Project Manager.


"Djarum Black gila gilaan banget, karena ga cuman konsen di satu jenis event aja, terbukti dengan acara ini" ujar Mamit malam itu secara lengkapnya. Ya memang sih, dengan eksistensi keberadaan "dunia-gemerlap malam" saat ini rasanya akan sangat sayang jika peluang untuk menancapkan eksistensi disana tidak dimanfaatkan sebaik baiknya. Apalagi melihat animo yang berhasil ditunjukan di Club X2 Plaza Senayan, Jumat kemarin. Dimana John Digweed, sang Disk Jokey legendaris terbukti mampu menyedot sejumlah clubbers yang sebagian besar adalah para muda mudi tersebut.

Mendatangkan 3 DJ internasional sekaligus, toh juga dapat dibilang sebagai suatu terobosan besar di Indonesia. Apalagi para Dj tersebut kerap nongkrong di top 3 dunia. John Digweed sendiri pernah nangkring di peringkat satu dunia versi Dj Mags pada tahun 2001. Sedangkan sahabatnya Dj Sasha pun tak pernah keluar dari jajaran top ten. Yap, pada intinya event ini tergolong spektakuler, dan sepertinya cukup pantas disenandungkan layaknya sebuah judul lagu milik band rock n roll Indonesia ala Rolling Stones 'wannabe' yang lumayan ngetop saat ini, "Gila Gilaan..."!.(4_yD)

Tuesday, November 11, 2008

Indonesia Aman Kok...!

Sejak tragedi Bom Bali 1 meletus, 12 Oktober 2002 di kota kecamatan Kuta, Bali, nama Indonesia di mata dunia internasional cukup langsung tercoreng. Apalagi dalam 3 tahun proses pemulihan nama baik kita, Bali kembali diguncang bom tepatnya 1 Oktober 2005. Tak ayal kepercayaan yang sudah dipupukpun harus kembali sirna ditelan ulah nakal segelintir orang yang tak menghendaki negara kita damai.

Well...tahun demi tahunpun berganti dan demi mengangkat kembali citra pariwisata Bali plus mengakomodir keinginan para party goers, Djarum Black berhasil mengemas satu event fantastik berkelas dunia. Bertajuk Djarum Black Slimznation Invaders Bali Volume 1, mereka berhasil mendatangkan 2 DJ ternama asal Inggris, John Digweed dan Nick Warren langsung di Double Six Club, Seminyak, Bali, Rabu (5/11). Mempersatukan 2 DJ dunia yang berbeda genre musik dalam satu deck panggung membuat acara jadi incaran para penggila pesta disana.

Usungan musik techno dan progresif yang ditawarkan keduanya mampu membuat suasana ’party’ terus menyala. 500-an clubbers yang datang seolah tak kuasa tuk hanyut berdansa dan berdansa. Para clubbers yang rata-rata bule tersebut seolah sudah melupakan peristiwa 3 dan 6 tahun yang lalu yang terjadi di Pulau ini. Acungan jempol patut diberikan Djarum Black atas keberaniannya mengemas event luar biasa ini, dan melalui acara ini semakin bisa membuktikan kalau Indonesia itu aman kok...! (mot)